Lautan Luas dan Greenvolt Kerja Sama Kembangkan PLTS

Lautan Luas dan Greenvolt kembangkan PLTS ramah lingkungan

PT Tbk. (LTLS), perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan manufaktur bahan kimia, mengumumkan rencana untuk memperluas penggunaan pembangkit listrik tenaga surya () sebagai bagian dari strategi transisi energi jangka panjang. Inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan heads of agreement dengan Power Indonesia, bertepatan dengan peringatan 75 tahun berdirinya Lautan Luas.

Indrawan Masrin, Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk., menyatakan bahwa dokumen pra-kontrak ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan bagi pelanggan dan masyarakat. “Momentum 75 tahun menjadi landasan transformasi Lautan Luas dari implementasi PLTS di tingkat anak usaha menuju pendekatan yang lebih terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa (4/8).

Lautan Luas dikenal sebagai perusahaan distribusi dan manufaktur bahan kimia serta bahan spesial yang melayani berbagai sektor industri, seperti makanan dan minuman, perawatan pribadi dan rumah tangga, pulp dan kertas, serta minyak dan pelumas. Indrawan menekankan bahwa pemanfaatan energi bersih dalam skala besar dapat memperkuat ketahanan operasional di tengah tantangan pasokan energi serta memenuhi tuntutan keberlanjutan dari pelanggan dan mitra industri global.

“Kolaborasi dengan Greenvolt Power Indonesia akan membantu kami mewujudkan inisiatif ini secara lebih efektif dan terencana, menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Melalui heads of agreement tersebut, Greenvolt Power Indonesia akan berkontribusi dalam implementasi peta jalan energi surya Lautan Luas, yang mencakup penyusunan kajian teknis dan komersial, pengembangan proyek beserta skema pembiayaannya, serta pemeliharaan jangka panjang. Pembangunan PLTS ini akan dilaksanakan di delapan fasilitas Lautan Luas yang berada di Jabodetabek dan Jawa Timur, termasuk kantor pusat, dengan target pasokan 1,7 juta kilowatt-hour (kWh) listrik bersih per tahun.

Implementasi proyek ini diperkirakan dapat mengurangi emisi dari konsumsi listrik hingga sekitar 1.400 ton setara karbon dioksida (CO2e) setiap tahunnya. Capaian ini diharapkan akan mendukung target Sustainability Roadmap Lautan Luas untuk periode 2022-2031. Setelah penandatanganan heads of agreement, kedua perusahaan akan memulai kajian teknis di fasilitas Lautan Luas, dengan pembangunan proyek tahap pertama direncanakan mulai tahun ini dan tahap kedua pada 2027.

Dalam kerja sama ini, Greenvolt Power Indonesia menawarkan skema tanpa investasi awal, yang memungkinkan Lautan Luas untuk menjaga fleksibilitas penggunaan modal sekaligus mempercepat transisi energi. Adam Salter, Country Director Greenvolt Power Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan industri besar membutuhkan solusi yang mampu memenuhi kebutuhan teknis, operasional, dan komersial yang berbeda di setiap fasilitas. “Pengalaman kami dalam proyek energi terbarukan di berbagai negara, dikombinasikan dengan pemahaman karakteristik sektor energi di Indonesia, memungkinkan kami mendukung Lautan Luas dalam mengintegrasikan energi bersih dalam operasionalnya,” tuturnya.

“Kolaborasi ini juga akan memperkuat efisiensi dan ketahanan bisnis jangka panjang,” tambah Adam. Sebelumnya, Greenvolt Power Indonesia juga telah membangun PLTS di dua anak usaha Lautan Luas, yaitu PT Dunia Kimia Jaya dan PT Liku Telaga, yang dijadwalkan beroperasi pada 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *