Alexander-Arnold Tak Membantu Meredakan Kekhawatiran Tuchel

Alexander-Arnold dalam pertandingan Liga Champions yang menarik

Pelatih kepala Inggris, Thomas Tuchel, melakukan perjalanan ke Madrid untuk misi pengintaian Piala Dunia terbarunya dan mendapatkan pengalaman berharga dari pertandingan Liga Champions yang mendebarkan antara Real Madrid dan Bayern Munich.

Tuchel mengamati pemain Real Madrid, Trent Alexander-Arnold dan Jude Bellingham, serta kapten Harry Kane yang menjadi pencetak gol utama Bayern. Dari pertandingan ini, Tuchel membawa pulang kecurigaan yang terkonfirmasi mengenai Alexander-Arnold dan bukti konkret dari Bellingham serta Kane bahwa mereka sangat dibutuhkan saat Inggris memulai kampanye Piala Dunia melawan Kroasia di Arlington pada 17 Juni mendatang.

Momen Spesial di Bernabeu

Malam Liga Champions di Bernabeu selalu menjadi acara istimewa, dengan para pendukung yang berkumpul di sekitar arena megah tersebut berjam-jam sebelum pertandingan dimulai. Ribuan penggemar yang mengenakan seragam putih berkumpul di Plaza de los Sagrados Corazones untuk menyambut bus tim Real Madrid.

Drama semakin meningkat ketika sore yang hangat di Madrid tiba-tiba berubah menjadi langit gelap dengan hujan deras, memberikan latar belakang spektakuler untuk pertemuan antara dua raksasa Eropa ini.

Alexander-Arnold dalam Sorotan

Dalam pertandingan yang berlangsung klasik ini, Bayern berhasil meraih kemenangan 2-1 yang layak. Namun, nasib berbeda dialami oleh para pemain yang menjadi sorotan Tuchel. Alexander-Arnold merupakan studi kasus paling menarik di antara trio yang dia amati; pemain yang berbakat ini bermain di klub yang dianggap sebagai yang terbesar di dunia, tetapi tampaknya tidak memiliki peran dalam strategi Inggris di musim panas mendatang.

Pemain berusia 27 tahun yang pindah dari Liverpool ke Real Madrid musim lalu, mengalami awal yang sulit di klub barunya dan bahkan tersisih dari skuad 35 pemain yang dipanggil Tuchel untuk laga persahabatan melawan Uruguay dan Jepang.

Lebih mengecewakan lagi, saat Tuchel mencari pengganti, ia mengabaikan Alexander-Arnold dan memilih Ben White, yang tidak menjadi pilihan utama di Arsenal musim ini dan seolah mengasingkan diri setelah Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kesempatan Terakhir untuk Alexander-Arnold

Bagi Alexander-Arnold, mengubah pikiran Tuchel di tahap akhir seperti ini tentu tidaklah mudah. Penampilan campur aduknya di pertandingan ini mungkin malah mengkonfirmasi keraguan Tuchel terhadapnya ketimbang meningkatkan peluangnya. Di babak pertama yang buruk, Alexander-Arnold terlalu sering membuang peluang dan hampir memberikan gol kepada Bayern dengan umpan langsung kepada Michael Olise. Dia juga tertangkap lengah oleh mantan rekan setimnya di Liverpool, Luis Diaz, yang membawa Bayern unggul.

Tuchel telah menyuarakan kekhawatirannya tentang kemampuan bertahan Alexander-Arnold, dan hal ini terlihat jelas di lapangan. Namun, ia juga menunjukkan sisi positifnya yang membuat penggemar bertanya-tanya mengapa ia dikesampingkan dari rencana Tuchel. Saat Real Madrid akhirnya bangkit dengan Bayern memimpin 2-0, Alexander-Arnold memberikan serangkaian bola mati berbahaya sebelum mengirim umpan silang rendah yang menarik bagi Kylian Mbappe untuk menyamakan kedudukan.

Ini adalah gambaran Alexander-Arnold secara keseluruhan, tetapi bukan penampilan yang cukup untuk membuat Tuchel bergeser dari daftar nama yang sudah ada dalam pikirannya untuk pemilihan Piala Dunia.

Ketidakstabilan penampilannya dibuktikan dengan tingkat penyelesaian umpan yang hanya 69,2%, terendah di antara semua pemain di pertandingan tersebut.

Kesimpulan

Alexander-Arnold masih memiliki waktu untuk membuktikan dirinya sebelum Piala Dunia, tetapi dengan performanya yang tidak konsisten, Tuchel mungkin sudah memiliki keputusan yang diambil mengenai komposisi timnya. Dengan berbagai talenta muda dan pengalaman yang dimiliki, Inggris tetap optimis meskipun dengan tantangan yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *