Musim ini, Arsenal telah menunjukan performa mengesankan dengan mencetak 16 gol dari tendangan sudut, menyamakan rekor terbanyak dalam sejarah Liga Premier. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana cara menghentikan mereka agar tidak mencetak gol dari situasi tersebut? Mungkin, jawabannya bisa ditemukan dalam pendekatan yang diterapkan oleh Kidderminster Harriers dari National League North, yang merupakan level keenam sepak bola Inggris.
Inovasi Defensif Kidderminster
Dalam pertandingan melawan Alfreton bulan ini, Kidderminster membuat keputusan berani dengan meninggalkan lima pemain di depan saat menghadapi tendangan sudut lawan. Taktik ini terbukti menguntungkan ketika mereka berhasil mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir. Pelatih Adam Murray mengulangi strategi ini dalam kemenangan 4-0 atas Peterborough Sports dan menunjukkan bahwa mereka berencana untuk mengembangkan taktik ini lebih jauh.
Murray menjelaskan kepada BBC Hereford dan Worcester, “Salah satu alasan besarnya adalah, mengapa tidak melakukannya?” Ia menambahkan bahwa banyak tim, bahkan di level tertinggi, berusaha menciptakan kekacauan dalam situasi set-piece. Dengan menghadapi lawan yang memiliki kekuatan dalam tendangan sudut, Murray berusaha mengubah situasi tersebut menjadi keuntungan bagi timnya.
Reaksi dari Para Penganalisis Sepak Bola
Strategi ini juga mendapat perhatian dari mantan kiper Manchester City, Shay Given, yang menyatakan bahwa menjaga pemain tetap di depan saat bertahan menghadapi tendangan sudut Arsenal bisa menjadi cara yang efektif untuk mengurangi ancaman mereka. Dalam program BBC Match of the Day, ia mengungkapkan bahwa jika Kidderminster meninggalkan tiga pemain di depan, Arsenal harus menahan setidaknya tiga atau empat pemain di belakang, sehingga menciptakan lebih banyak ruang bagi pertahanan Kidderminster.
Tim-tim lain seperti Monaco dan Crystal Palace juga telah mencoba meninggalkan pemain di depan saat melawan Arsenal, namun keputusan Kidderminster untuk meninggalkan lima pemain di depan adalah langkah berani yang mungkin bisa menjadi tren baru dalam strategi permainan.
Dampak untuk Liga Premier
Jika strategi ini mulai diadopsi oleh tim-tim lain di Liga Premier, kita mungkin akan melihat perubahan dalam cara tim bertahan terhadap ancaman tendangan sudut dari klub-klub besar seperti Arsenal. Pendekatan ini tidak hanya berpotensi mengurangi jumlah gol yang dicetak dari situasi tersebut, tetapi juga bisa memicu inovasi taktis lainnya di kalangan tim-tim yang berusaha menemukan solusi untuk menghentikan serangan-serangan lawan.
Kesimpulan
Strategi inovatif yang diterapkan oleh Kidderminster Harriers dapat menjadi pelajaran berharga bagi tim lain, termasuk di Liga Premier. Dengan mengambil risiko dan berpikir di luar kebiasaan, mereka telah menunjukkan bahwa pendekatan yang berbeda dapat menghasilkan keuntungan signifikan. Mungkin, saatnya bagi tim-tim lain untuk mempertimbangkan taktik serupa dalam usaha menghentikan dominasi tim-tim kuat seperti Arsenal di lapangan.